Warga LDII Bebas Memilih Capres
Dewan Pimpin Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) membebaskan warganya dalam memilih calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), 8 Juli mendatang. “Kita bersikap netral, tetapi aktif. Kita mempersilakan warga LDII memilih sesuai dengan hati nuraninya,” kata Ketua Umum DPP LDII KH Abdullah Syam, pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII di Jakarta.
Dia mengatakan sikap netral itu diambil karena warga LDII yang jumlahnya diperkirakan mencapai 15 juta orang di 33 provinsi Indonesia, tersebar hampir di semua partai. Ditanya kriteria pemimpin ke depan, Abdullah menekankan pasangan capres-cawapres yang dipilih adalah yang memiliki integritas dan keberpihakan pada rakyat. “Namun kriteria itu tetap akan kita serahkan pada warga LDII untuk menentukan dalam rapat, sehingga keputusannya menjadi keputusan kolektif,” katanya.
Abdullah mengatakan sebagai organisasi kemasyarakatan yang berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), LDII juga merasa terpanggil untuk berperan aktif dalam mewujudkan tujuan-tujuan nasional sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
“Saya harapkan kepada warga LDII untuk aktif memberikan gagasan atau pemikiran-pemikiran dan rekomendasi bagi seluruh komponen bangsa dan pasangan capres-cawapres untuk pilpres mendatang,” katanya.
Dia mengakui DPP LDII juga sudah menyiapkan konsep-konsep masukan berupa rekomendasi untuk dititipkan pada pasangan capres-cawapres. Pada Rapimnas yang berlangsung 10-11 Juni tersebut, LDII mengundang para capres-cawapres untuk hadir menyampaikan pandangan- pandangan di hadapan warganya.
Calon wapres Prabowo Subianto yang tampil di hari pertama Rapimnas LDII, mengharapkan lembaga-lembaga agama bisa netral dalam pilpres, namun harus mengerti kondisi dan perasaan yang dihadapi rakyat Indonesia saat ini. Prabowo juga menegaskan tidak memaksa warga LDII untuk memilihnya.
“Saya tidak katakan tolong pilih Prabowo. Saya hanya menyampaikan pandangan-pandangan. Kalau bermanfaat ambil, namun kalau tidak masuk akal jangan disimpan,” kata cawapres yang berpasangan dengan Megawati itu
Related posts:
- LDII Bebaskan Warganya Memilih Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memberikan kebebasan kepada warga dan simpatisannya untuk memberikan suara sesuai keinginannya pada Pemilu 2009, kata Wakil Sekjen...
- Dalam Pemilu 2009 Warga LDII Tidak Golput Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengaku memiliki hubungan historis dengan Partai Golkar di masa lalu. Namun, LDII membantah pihaknya menjadi bagian dari Partai Golkar untuk...
- Tidak Berbeda Salat Warga LDII dengan Komunitas Umat Islam www.mui.or.id - MEDAN, Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prof Dr Ir KH Abdullah Syam MSc mengatakan, hubungan antara LDII dengan umaro...
- Tidak Benar, LDII Menganggap Kafir Orang Bukan Warga LDII Satu lagi isu menyesatkan yang dilontarkan oleh orang yang tidak senang pada LDII, yaitu isu yang mengatakan bahwa LDII menganggap kafir kepada semua orang selain...
- Selamat dan Sukses Rapimnas LDII 2009 Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Rapimnas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dengan tema “Peningkatan Kualitas Akhlaq dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Sebagai Penggerak Utama Demokrasi...




