Tidak Boleh Sembarang Menuduh LDII Sesat
Pada suatu kesempatan KH Alie Yafie – salah satu Tokoh Ulama Indonesia memberikan kajian tentang LDII. Beliau menyampaikan bahwa memang menarik mengkaji perkembangan Islam di Indonesia. Bagian dari perkembangan tersebut, kita harus lihat LDII di situ. Jadi kita tidak boleh (menuding) sembarang, tanpa data dan fakta dari hasil penelitian. Karena saya tidak punya data yang cukup, saya tidak ingin memberikan vonis kepada LDII. Jadi saya anjurkan untuk melakukan penelitian yang mendalam, secara kekerabatan, tidak seperti polisi atau jaksa yang sedang menyelidik .
Intinya secara ukuwah Islamiyah. Jadi tahu bagaimana sejarahnya, apa faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan lain sebagainya. Jadi, sebagai ilmuwan, kita tidak boleh ngomong seperti orang awam. Itu harapan saya.
Dalam budaya tarekat, sebenarnya ada tradisi silsilah, yang dalam istilah yang melekat di LDII adalah manqul. Penggunaannya dalam konteks fiqih sebenarnya tidak ada masalah
Related posts:
- Boleh Hutang Asal Membayar Hutang yang tidak niat membayar sama dengan mencuri بَابُ مَنِ ادَّانَ دَيْنًا وَهُوَ يَنْوِي قَضَاءَهُ 2408 - حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا...
- LDII Tidak Mengajarkan Terorisme Dengan maraknya informasi tentang terorisme sekarang ini, ternyata ada juga pihak-pihak yang memanfaatkannya. Moment tentang terorisme juga dimanfaatkan oleh pihak yang tidak senang dengan LDII...
- LDII : Islam Tidak Mengenal Radikalisme TEMPO Interaktif, Surabaya - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tegaskan, Islam yang dia anut bukanlah Islam yang radikal. "Kita harus tunjukan, Islam tidak radikal, Islam...
- Tidak Berbeda Salat Warga LDII dengan Komunitas Umat Islam www.mui.or.id - MEDAN, Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prof Dr Ir KH Abdullah Syam MSc mengatakan, hubungan antara LDII dengan umaro...
- Dalam Pemilu 2009 Warga LDII Tidak Golput Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengaku memiliki hubungan historis dengan Partai Golkar di masa lalu. Namun, LDII membantah pihaknya menjadi bagian dari Partai Golkar untuk...