Penghancuran Situs Bersejarah Oleh Kerajaan Arab Saudi

Kota Mekah mengandung banyak tempat bersejarah penting dalam Islam. Akan tetapi tahun demi tahun, kerajaan Arab Saudi secara sistematis menghancurkan situs-situs bersejarah itu, mengubur di bawah bangunan komersial moderen.

Penguasa Saudi mengatakan ini merupakan kebijakan untuk mencegah penyembahan berhala, karena orang cenderung menjadikan tempat-tempat tersebut sebagai tempat keramat. Akan tetapi, banyak Muslim mengatakan pemerintah merusak situs peninggalan bersejarah itu.

Wartawan Al Jazeera Mohammad Vall melaporkan saat pelaksanaan haji dari Bukit Nur di Mekah, salah satu situs bersejarah masih terbuka untuk umum

 

Related posts:

  1. Arab Saudi Sukses Selenggarakan Haji Tahun ini Mekah, Saudi Arabia – Putra Mahkota Saudi Pangeran Nayef bin Abdul Aziz mengakui pelaksanaan haji tahun ini berlangsung sukses di tengah kekhawatiran kekacauan akibat pergolakan...
  2. Haji di Tengah Konflik Dunia Arab (Reuters) - Sebagai salah satu dari lima rukun Islam, ibadah haji diwajibkan bagi setiap Muslim yang secara fisik mampu melaksanakannya. Tapi musim haji tahun...
  3. Keutamaan Berbahasa Arab ditulis: Al-Mukarrom Ustad KH. Shobirun Ahkam,pimpinan Pondok LDII Mulyo Abadi, Sleman, Yogyakarta Bersamaan membesarnya Islam, maka bahasa Arab pun makin terkenal. Setelah Umar atau Ali...
  4. AS Kritik Kebebasan Beragama Indonesia WASHINGTON, KOMPAS.com - Meski Indonesia secara umum menghormati kebebasan beragama tetapi dalam sejumlah kasus negara telah gagal melindungi orang dari diskriminasi dan pelecehan berdasarkan...
AddThis Social Bookmark Button


Recent Terms :

harta orang arab saudi,kerajaan arab saudi,Kerajaan islam ldii,ma`had di arab saudi,penghancuran situs islam di arab saudi,situs-situs arab saudi,ulama-ulama ldii di saudi,youtube dakwah islam indonesia