Menag Imbau Awal Ramadhan Tunggu Keputusan Sidang Itsbat

Menteri Agama H. Muhammad Maftuh Basyuni mengimbau umat Islam di Indonesia agar menunggu keputusan sidang itsbat yang diselenggarakan guna menetapkan awal bulan suci Ramadhan 1429 Hijriyah.

“Mengenai kapan awal puasa (Ramadhan) tunggu saja itsbat,” kata Maftuh menjawab wartawan, seusai penganugerahan juara Keluarga Sakinah Teladan dan Kepala KUA Percontohan tahun 2008 sekaligus penutupan Rakernas Badan Penasehatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) di Jakarta, Ahad.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Depag Nasaruddin Umar  menjelaskan, ketinggian hilal saat di tanah air saat pengamatan pada akhir bulan Sya’ban mencapai angka 3 derajat di atas ufuk, di bagian barat. Sedangkan di bagian timur 5 derajat di atas ufuk. Kemungkinan bisa dirukyat. Tapi kalau cuaca mendung bisa mengundang masalah, sebab bisa terhalang. Kalau cerah dengan mata telanjang saja terlihat.

Menanggapi keputusan ormas Islam yang menetapkan bahwa awal Ramadhan 1429 H melalui perhitungan hisab hakiki wujudul hilal jatuh pada 1 September, Nasaruddin menghargai keputusan itu. Namun demikian menurut dia, keputusan yang mengikat bagi masyarakat muslim di Indonesia tetap dilakukan setelah sidang itsbat oleh pemerintah, yang berdasarkan pengamatan di beberapa titik.

Ia pun mengatakan, fiqih telah mengatur persoalan yang bersifat kemasyarakatan perlu dan dibenarkan adanya campur tangan pemerintah (ulil amri) untuk mencapai kemaslahatan umum. Oleh sebab itu, persoalan penentuan awal bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah dipandang perlu adanya campur tangan pemerintah.

Dalam hal menjalankan ibadah puasa warga LDII juga menunggu hasil Keputusan Pemerintah mengenai penetapan awal Ramadhan.

AddThis Social Bookmark Button

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>