Aksi Pendekar Cilik Chairul Akbar pada Pembukaan kejurnas Asad

Chairul Akbar (5 tahun), pemenang seni festival silat di Korea memperagakan 100 jurus dalam 3 menit dalam pembukaan kejurnas pencak silat (persinas asad) di GOR Manahan, Solo, Kamis (24/2). Kejurnas pencak silat 2010 mengambil tema “Melalui kejurnaspersinas asad 2010 kita lestarikan pencak silat sebagai budaya nasional dan kita tingkatkan kualitas atlet menuju prestasi nasional dan internasional.

Related posts:

  1. Propinsi Banten Juara Kejurnas Persinas Asad 2010 Tim Pengurus Daerah Provinsi Banten berhasil meraih juara umum dalam Kejuaraan Nasional Perguruan Silat Nasional (Persinas) Asad 2010 yang berakhir di GOR Manahan Solo, Jawa...
  2. Lebih dari 500 Pesilat ikuti kejuaraan Persinas ASAD Sebanyak 600-an pesilat akan meramaikan Kejuaraan Nasional Persinas (Perguruan Silat Nasional) ASAD (Ampuh Sehat Aman Damai), yang akan berlangsung di GOR Manahan Solo, Kamis-Minggu (25-28/2)....
  3. Pembukaan Piala DPD LDII Karawang Dalam rangka peran serta LDII memasyarakatkan olah-raga dan mengolahragakan masyarakat khususnya olah raga sepakbola maka DPD LDII Karawang menggelar hajatan Turnamen Sepakbola Piala DPD...
  4. MUI Babel Hadiri Malam Tahun Baru Remaja LDII Dalam rangka pergantian tahun 2010 menuju tahun 2011, remaja LDII se Provinsi Kepulauan Babel mengadakan malam tahun baru bersama, yang dihadiri sebanyak 380 putra dan...
  5. Musyawarah Daerah LDII Sulsel 2010 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Minggu 21 Maret 2010 tepatnya pukul 10.00 Wita, melaksanakan Musyawarah Daera (Musda) ke III di Hotel Singgasana Makassar....
AddThis Social Bookmark Button


Recent Terms :

asad ldii,persinas asad 2012,baju pesilat lengkap banten,pendekar cilik,pendekar pencak silat,pendekar banten,BAJU SILAT SENI,silat banten,pedekar silat asad,pendekar jawa,persinas asad chairul akbar di korea,pesilat cilik,silat nasional,Syech Abdullah Nasri,atlet cilik pencak silat,www ldii con,pendekar ldii,ww ldii tv,pendekar cilik choirul,aksi persinas asad batam